Menambah Wawasan Keislaman dengan Memanfaatkan Teknologi

Sekedar untuk menambah wawasan kita tentang hukum-hukum islam dan/atau sekedar untuk menambah referensi bacaan dengan memanfaatkan teknologi.

Berikut ini adalah beberapa situs/website tentang hukum-hukum islam:



3. Yusuf Qardhawi - Fiqih Kontemporer
Ketua Persatuan Ulama Dunia (Persatuan Ulama Muslim Internasional - الإتحاد العالمي لعلماء المسلمين)

Dan masih banyak lagi sumber-sumber ilmu lainnya. Karena ilmu Allah itu begitu luas. Sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Luqman ayat 27: 

"Seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah (kering) nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat Allah".

Dengan banyak membaca dari berbagai sumber, akan menambah ilmu dan wawasan yg akan menghindarkan diri dari sikap fanatisme golongan berlebihan, taqlid buta, berfikiran sempit dan panatik, saling menyalahkan dalam pendapat yang berbeda, serta berbagai akhlaq tercela lainnya.

Namun, jadikanlah situs/website diatas sebagai salah satu sumber ilmu pengetahuan khususnya hukum-hukum islam, selain bertanya/belajar langsung kepada para ulama dan/atau cendekiawan muslim yang berkompeten dalam bidangnya masing-masing.

Tapi, berhati-hatilah bagi yang belajar agama dan/atau mencari informasi keagamaan via internet tanpa dilandasi ilmu agama yang cukup dan/atau tanpa bimbingan guru/ustad/kyai/cendekiawan muslim yg kompeten dalam bidangnya. Harus lebih selektif dan penuh kehati-hatian, sebab internet itu bagaikan hutan belantara, apabila salah arah dan salah langkah bisa sesat dan menyesatkan. Apalagi sekarang banyak aliran-aliran agama yang aneh-aneh yang ajarannya disebarkan salah-satunya melalui internet, sehingga ajaran-ajaran mereka bisa menyebar dengan begitu cepat dan luas serta bisa diakses kapan saja dan dimana saja dengan mudah dan murah.

Dan yang tidak kalah penting adalah, berbeda pendapat itu, wajar.. boleh-boleh saja, sah-sah saja karena itu sudah menjadi hukum alam, sunatullah, yang penting bisa saling menghargai dan saling menghormati selama masih dalam jalan kebenaran. Yang tidak wajar itu adalah merasa diri/kelompok/golongannya paling benar, serta tidak bisa menempatkan dan menyesuaikan diri. Akhirnya.. tenaga, fikiran, waktu dan biaya hanya terbuang percuma dengan perdebatan yg tidak akan pernah ada akhirnya - tidak akan pernah ada ujungnya. Kalau terus-terusan seperti itu, kapan islam akan maju apabila umatnya tidak bersatu. Umat lain sudah maju pesat meninggalkan kita bahkan mereka sudah sampai ke bulan, sedangkan umat islam masih saja sibuk dengan perdebatan.. hhhmmmm.... 

MARI KITA BERTAFAKUR...

2 Responses to "Menambah Wawasan Keislaman dengan Memanfaatkan Teknologi"

  1. My family members always say that I am killing my time here at web, but I
    know I am getting familiarity every day by reading such nice
    articles.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you ... but ... sorry ... I don't understand the meaning of your comment.. :)

      Delete